Manusia Lebih Berkuasa dari Tuhan

Siapakah manusia?
Apakah kuasa manusia lebih besar dari kuasa Tuhan?
Kenapa manusia berani membatasi dan mengatur Tuhan?

Tuhan adalah pencipta dan manusia adalah ciptaan. Apakah pantas seorang ciptaan membatasi atau melarang pencipta?
Tapi inilah yang terjadi saat ini, manusia membatasi pencipta.

Contoh kasus, saya adalah seorang programer sebuah game, maka saya ini adalah seorang pencipta.
Dalam game tersebut, ada beberapa karakter yang saya ciptakan, yaitu:

  • dewa
  • penyihir
  • pendekar
  • pemanah
  • naga
  • kuda
  • babi
  • kucing
  • pohon
  • dll

Para pemain dapat menggunakan 3 karakter yaitu penyihir, pendekar dan pemanah. Karakter dewa hanya bisa digunakan oleh game master atau creator (saya).

Jika suatu ketika saya sebagai pencipta game tersebut bermain sebagai karakter kucing, apakah layak seorang pemain lain (penyihir, pendekar dan pemanah – yang merupakan karakter ciptaan saya) melarang saya menggunakan karakter kucing?
Atau jika saya bermain sebagai pemanah, apakah pemain lain berhak melarang saya juga?

Dan ketika saya bermain sebagai dewa, apakah ketika karakter saya (dewa) mati dibunuh pemain lain, apakah itu membuat saya bukan menjadi seorang creator lagi?

 

Siapakah manusia? Sehingga mereka berkata tidak layak seorang Tuhan menjadi manusia, atau menjadi makhluk lainnya.
Siapakah manusia? Sehingga mereka berkata Tuhan tidak mungkin mati.
Siapakah manusia? Sehingga mereka berkata tidak mungkin Tuhan dilahirkan.

Siapakah yang lebih berkuasa? Tuhan atau manusia?

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *