10 Jalan Pintas Jadi Terkenal

Dijamin Nyasar!

Siapa sih yang ga mau jadi terkenal? Sebenernya ada banyak jalan dan cara yang ditempuh seseorang sampai dia bisa terkenal. Dalam bahasa inggris, ada dua konteks orang terkenal, famous dan notorious. Famous artinya seseorang yang jadi terkenal karena prestasinya yang positif. Contohnya Yohanes Surya yang terkenal sebagai Bapak Fisika Indonesia.

Sedangkan notorious itu orang yang menjadi terkenal karena “prestasi-prestasinya” yang negatif. Biasanya orang-orang yang ingin menjadi cepat terkenal yang memilih jalan ini. Terkadang, tanpa disengaja dan tanpa diinginkan, seseorang bisa menjadi terkenal secara notorious. Sayangnya, seringkali ketenaran macam ini pergi secepat datangnya. Kamu juga bisa memilih jalan pintas ini untuk menjadi terkenal, dan dijamin nyasar!

1. Jadi Preman
Biasanya orang-orang ini selalu pilih jalur kekerasan. Suka membentak orang yang berani melihat mereka. Kalau ada yang mereka tidak suka dari seseorang, pasti langsung digampar atau diajak berantem sekalian. Mereka selalu pasang muka sinis dan merendahkan pada semua makhluk hidup yang ditemuinya dan tidak pernah mengeluarkan “tiga kata sakti” (maaf, permisi, tolong).

2. Be a Player
Suka berganti-ganti pasangan seenaknya. Alasannya sih tidak cocok sama pasangan sebelumnya. Selalu pilih tempat umum untuk pamerkan gebetan terbaru mereka, dan beradegan super mesra. Biasanya sih pasangannya juga terkenal, entah secara positif atau negatif.

3. Berlaku Rese
Always complain about everything! Kopinya kurang kental. Baksonya kurang pedas. Udara terlalu panas. Pokoknya mereka selalu mengawali kalimat dengan desahan tidak puas penuh keluh kesah. Dan selalu menolak untuk naik motor atau kendaraan umum karena bisa merusak rambut dan make-up mereka.

4. Jadi artis adegan “panas”
Mereka mau difoto di majalah ataupun tabloid syur dengan balutan kain super minim dan pose meliak-liuk. Mereka tidak ragu-ragu untuk abadikan adegan-adegan mesra bersama kekasihnya atau pun mantan kekasihnya dengan kamera atau handphone. Atau mungkin secara sengaja menyebarkan sendiri hasil karyanya itu.

5. Berlagak Latah
Mengeluarkan kata-kata konyol setiap kali mereka kaget. Mungkin awalnya mereka belajar juga untuk terkaget-kaget setiap kali ada teman atau saudara yang ngomong agak keras, atau setiap kali ada kecoa yang lewat, setiap kali mendengar suara guntur. Lama-lama sensor motorik syaraf mereka bekerja tanpa diproses otak. Kalau ada yang berteriak “berhitung!”, mulai deh berhitung dari satu sampai sepuluh bahkan lebih. Kalau ada yang menyuruh, “buka baju!”, jangan-jangan mereka juga membuka baju lagi!

6. Jail
Orang-orang ini terbiasa untuk menghasilkan kejailan-kejailan menjengkelkan. Tontonan favoritnya dah pasti Spontan dan Punk’d. Biasanya dimulai dari hal-hal kecil seperti misscall temannya saat tengah malam, menyembunyikan sebelah sepatu teman, sampai ngerjain temannya untuk ditakut-takuti kuntilanak gadungan.

7. Ngomong Kasar
Mereka sering mengeluarkan sumpah serapah dari mulutnya. Bahkan dalam keadaan yang tidak terlalu mengesalkan sekalipun kata-kata seperti f**k atau sh*t tetap saja meluncur dengan derasnya. “Nggak perduli deh siapa yang bakal ngerasa tersinggung, yang penting gue ngomong apa yang gue mau”

8. Ngerokok
Tangan mereka tidak pernah lepas dari batang rokok. Biar sehari-hari tidak merokok, dan tidak tahan sama asap rokok, di depan orang-orang yang penting jari mereka menjepit si batang rokok, urusan dihisap atau tidak, tidak ada yang terlalu memperhatikan kan? Cuma mereka sendiri tahu betapa tololnya being a social smoker.

9. Be the material!
Hanya pacaran dengan orang yang punya mobil mewah, tinggal di daerah elit dan tidak segan-segan kasih hadiah mahal. Hanya berteman dengan orang-orang kelas atas yang uang jajannya ngalir terus dan royal dalam hal traktiran. Hanya mau menghirup udara sintetis AC dan minum air mineral ber-merk. Hanya mau beli baju di butik desainer ternama dan malas untuk melangkahkan kakinya ke tempat-tempat yang berakhiran Trade Center.

10. Be the Copy Cat
Mereka senantiasa menempel pada orang-orang yang punya nama, seperti selebritis, artis maupun politikus. Atau mereka suka memperhatikan, mempelajari lalu meniru cara mereka berdandan dan bergaya. Kalau kemudian mereka menjadi terkenal dengan cara ini, mereka bersumpah bahwa  dandanan dan gaya mereka tidak meniru siapapun.

 

Bagaimana? Sudah tidak tahan untuk menjadi terkenal dan rela nekat melakukan berbagai cara walaupun harus mencoreng muka sendiri, memalukan nama keluarga, merendahkan nama bangsa dan bikin pusing banyak orang? Terserah deh, its your call, whether you wanna be famous, or notorious!

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.